Langsung ke konten utama

Postingan

The Yellow Envelope (English)

 It's been a year since Ruby first received an anonymous letter in the school locker. Today she received it again. The first letter Ruby received was when she was in 1st grade of high school. At that time she was confused and afraid. Suddenly, in her locker there is a yellow envelope. She brought it home. It turned out that the contents of the birthday greetings were written in beautiful sentences like poetry. The handwriting is neat. Along with the letter, there was a painting of a rose in the moonlight and had the words 'In a moonlight garden, when roses never fade' written on the back. What does it mean? Ruby never found out who sent the letter. All she knows is that she has a secret admirer. Maybe. But if it's true, how cool is that. But to be honest, Ruby was really curious. However, she never told anyone about it. Today Ruby received it again. The envelope is still the same, yellow. Realizing that someone had bothered to deliver it to the locker made Ruby flutter....
Postingan terbaru

The Yellow Envelope

                Sudah satu tahun berlalu sejak pertama kali Ruby menerima surat tanpa nama pengirim di loker sekolah. Hari ini ia menerimanya lagi.                 Surat pertama yang diterima Ruby adalah ketika ia kelas 1 SMA. Saat itu ia bingung dan takut. Tiba-tiba, di lokernya ada amplop surat berwarna kuning. Ia membawanya pulang ke rumah. Ternyata isinya ucapan selamat ulang tahun yang ditulis dengan kalimat-kalimat cantik seperti puisi. Tulisan tangannya rapi. Bersama surat itu, ada lukisan bunga mawar di bawah cahaya bulan dan tertulis kalimat ‘ In a moonlight garden, when roses never fade ’ di belakangnya. Apa maksudnya itu?                 Ruby tidak pernah mencari tahu siapa pengirim surat itu. Yang ia tahu hanyalah ia memiliki seorang pengagum rahasia. Wow betapa kerennya itu. Tapi s...

American Dream (Indonesia)

                  Aku baru saja mendarat di New York City 3 hari yang lalu. Teman baruku baru 2, yaitu sopir taksi online yang kupesan dari bandara menuju apartment, dan satu cowok baik dari London yang aku kenal di pesawat. Aku berniat menetap di kota ini selama dua minggu karena akhirnya aku punya uang dan kesempatan. Diriku 2 tahun yang lalu tidak akan pernah menyangka kalau aku bisa melakukan ini.                 Hari ini aku bangun pukul 8, dan sekarang sudah pukul 10.15, yang artinya aku sudah harus keluar dari apartemen untuk setidaknya memiliki kehidupan. Aku harus menulis sesuatu, aku harus merekam sesuatu dan aku harus mengedit sesuatu. Jadi hari ini kuputuskan untuk pergi ke café. Tapi mungkin, aku juga akan ke New York Public Library.              ...

American Dream (English)

  I just landed in New York City 3 days ago. I only have 2 new friends, the online taxi driver, and a nice guy from London that I met on the plane. I intend to stay in town for two weeks because I finally have the money and the opportunity. Myself 2 years ago would never have a thought that I could do this. Today I woke up at 8, and it's already 10:15, which means I have to get out of the apartment to at least have a life. I have something to do. So, today I decided to go to the cafe. But maybe, I'm also going to the New York Public Library. Not much to do today. It might just get a little work done. Other than that, I'm going to continue the book I'm reading. * Today’s air is pleasant. I've always loved autumn, and it feels good to wear warm clothes even though it's not winter yet. Leaves turning yellow and brown are beautiful. After successfully eat something and finishing some work, I was excited to head to the NYPL. The access to this library isn’t...

If you look close enough, it ain’t that far

  Sudah lama sekali sejak terakhir kali aku main ke gunung. Terakhir itu ke Sindoro, sama temen-temen. Tapi karena ada pandemi dan aku masuk kuliah, jadi nggak ada waktu yang tepat dan nggak ada teman untuk ke gunung lagi. Sedih banget jujur. Jadi salah satu wishlist ku tahun ini adalah pengen ke gunung lagi. Aku nggak peduli mau ke gunung mana yang penting aku ke gunung lagi. Lalu akhirnya rencana yang telah lama jadi wacana itu terealisasikan. Aku ke Prau lagi, kali ini sama Widya dan Tya. Kita bertiga aja. Memang nekat sih, tapi yaudah lah. Aku berangkatnya udah pagi, jam 7.00 udah otw. Tapi tetep aja berangkat benerannya tengah hari, wkwk. (packingnya yang lama). Widya juga bangun kesiangan. Dia tidur setengah 2 katanya. Jadi ini pesan moral nomer 1: kalau besok mau pergi jangan tidur malam malam, (if can't sleep, maybe you can try to listen to 'asmr typing keyboard' on yt, it works for me) Oke singkat cerita kita sampe di basecamp hampir jam 15.00 kalau nggak salah...

talking about give up

  Aku pernah ikut ekskul sekaligus organisasi pecinta alam waktu aku SMA. Aku dulu berpikir kalau aku ikut ekskul itu tuh keputusan yang salah. Karena sungguhan capek. Aku jadi sering disindir-sindir senior. Disuruh-suruh. Terus aku jadi benci. Nggak suka. Pengen cepet-cepet keluar. Terus ada seseorang yang bilang ke aku, katanya, “Kenapa nggak suka? Bukannya organisasi itu yang membentuk kamu jadi seperti sekarang?” And I couldn’t agree more. Sudut pandang aku berubah. Jadi aku bisa lebih bersyukur. Aku bersyukur karena pernah ikut diksar dan tidak menyerah. Aku tidak akan menyerah dalam hal apapun. Karena nggak ada yang lebih berat dari diksar, setidaknya bagiku untuk saat ini. Aku masih ingat kalimat Babe 5 tahun yang lalu waktu itu pagi-pagi, hari kedua Pendidikan dasar. Babe itu Pembina organisasi (ekskul) pecinta alam di sekolahku. Aku dan teman-temanku baru saja melewati malam hari tidur di bivak darurat yang terbuka dan super dingin. Itu pengalaman pertamaku tidur di tempat...

What's inside my penpal letter

 Hai hai. Ini tulisan pertamaku di bulan Juni hehehe. Seminggu terakhir aku berpikir keras harus nulis apa. Akhirnya hari ini dapat ide. Sebenarnya poto di atas itu untuk aku post di twitter. Tapi ga ada yang salah kalau mau kutulis di sini juga sih. Jadi yaudah. Walaupun nggak ada yang tanya juga tapi aku mau share yuhuuu. Jadi waktu pertama kali kirim surat untuk teman pena, aku excited sekali tapi juga bingung dan deg-degan. Karena kalau dilihat di instagram dan pinterest, isi surat orang-orang tuh lucu-lucu dan cantik-cantik. Suratnya dihias dan ditulisannya pun rapi tidak seperti tulisanku yang berantakan. Jadi biasanya, di dalam surat aku tentu saja menulis surat. Suratku biasanya 1 lembar penuh. Atau kalau lagi rajin nulisnya sampai 2 halaman. Aku pernah waktu itu nulis 3 halaman karena saking semangatnya, tapi ternyata suratnya malah hilang alias enggak sampai ke alamat penerima. Sebel banget sumpah. Terus suratnya tuh dikasih stiker, atau gambar-gambar lucu, biar nggak ter...