Langsung ke konten utama

baca buku di pantai

  Kalau Tiyak udah ngajak ke pantai mendadak H-1 jam berarti biasanya ada yang lagi pengen diceritakan. Atau ya pengen aja. Healing hemat deket rumah paling cuma bayar masuk kawasan pantai, sama parkir, dan jajan.

Aku ngide bawa buku, sekalian balikin bukunya Tiyak yang dulu kupinjem. Mau bawa tiker jg tapi males banget bawaannya jadi banyak.

Tapi kita malah tersesat lol. Terus ke pantai yang lain, lalu bisa milih mau dimana, terus cari yang nggak banyak orang, biar kalo mau main air tuh ga malu wkwkwk. Abis itu kita makan jajan, terus baca buku (sebentar doang) terus main air, terus cerita sedikit. Lalu ngelamun, heboh waktu senjanya bagus. Makin repot karena pengen foto-foto senja cantik dan awan pink tapi hapenya nggak mendukung.

Terus kita berpikir klo ngecamp di pantai sepertinya seru juga. Tapi ya serem sih nnti kalo airnya makin deket kan. Seumur hidup kayaknya aku ngecamp di pantai baru satu kali. Itu pun udah lama banget.

Aku pengen camp nih jadinya. Camp sehari semalam aja gitu, bawa kompor sama mi. Terus bawa buku, baca buku seharian. Sambil nyetel lagu jedag jedug-nya Stray Kids seharian. Nggak mikirin kuliah, nggak mikir kepanitiaan, nggak mikirin acara, nggak mikirin magang. Tapi, manusia mana bisa begitu ya kan. Makanya pengen sehari aja gitu nggak mikirin apa-apa. Kalo perlu hapenya dimatiin aja. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

a girl looking at art

7 Mei 2023 (Minggu) Halooo :D hari ini aku pergi ke pameran seni di Yogyakarta. Aku pergi sama temenku. Kita berangkat jam 2. Hari ini lumayan mendung, tapi kita nggak kehujanan sih cuma gerimis aja. Kita pergi ke 3 tempat hehehe. Capek banget tapi seneng. Jadi, yang pertama kami ke Bentara Budaya, yang deket Gramedia sama Togamas Kotabaru. Di sana ada pameran yang judulnya “Bumi Sriwedari”. Cantik-cantik lukisannya. Nama senimannya Bapak Herjaka Hs. Beliau punya novel juga. Karyanya banyak sekali. Terus, dari semua yang aku lihat, ada satu yang aku ingat banget. Judulnya “Semoga semua makhluk berbahagia” dari judulnya aja udah cantik, lukisannya juga cantik. Jadi ada 2 makhluk (kalau di gambarnya itu gambar wayang (?) maaf aku nggak terlalu ngerti tentang seni) terus di latar belakangnya banyak bunga warna-warni. Seperti dunia itu cerah sekali rasanya hehehe :D Oh iya, di sana ada postcard sama bookmark juga. Aku sempet tanya sama kakaknya, harganya 30 ribu, dapat 3 postcard sama 2 bo...

The Yellow Envelope (English)

 It's been a year since Ruby first received an anonymous letter in the school locker. Today she received it again. The first letter Ruby received was when she was in 1st grade of high school. At that time she was confused and afraid. Suddenly, in her locker there is a yellow envelope. She brought it home. It turned out that the contents of the birthday greetings were written in beautiful sentences like poetry. The handwriting is neat. Along with the letter, there was a painting of a rose in the moonlight and had the words 'In a moonlight garden, when roses never fade' written on the back. What does it mean? Ruby never found out who sent the letter. All she knows is that she has a secret admirer. Maybe. But if it's true, how cool is that. But to be honest, Ruby was really curious. However, she never told anyone about it. Today Ruby received it again. The envelope is still the same, yellow. Realizing that someone had bothered to deliver it to the locker made Ruby flutter....

HAPPY NEW YEAR

 Selamat tahun baru 2023! (telat tapi yaudah) Ada yang bilang tahun 2022 berjalan cepet banget sampe nggak kerasa. Ada lagi yang bilang kerasa banget saking beratnya. bagiku sendiri biasa aja sih, berjalan dengan baik dan menyenangkan walaupun banyak pressure tapi karena udah sampai sini jadi udah lewat, nggak usah dipikirin. Aku mulai berani nulis di sini tahun 2022, jadi kupikir aku mulai nggak peduli sama pemikiran orang lain di tahun ini dan itu baik. Kadang masih suka overthinking sih tapi nggak lama. Lagian kan nggak ada juga yang peduliin banget eksistensi setiap manusia. Sebenernya pengen juga nulis di medium atau media lain tapi aku masih belum berani :( kapan ya aku berani? Nanti deh, jangan semuanya harus selesai sekarang. Seperti yang sudah kubilang sebelumnya, tahun 2022 menyenangkan. Aku banyak belajar. Aku belajar buat jadi sedikit lebih berani. Orang-orang mungkin nggak lihat, tapi aku rasain itu. Aku juga belajar untuk nggak perlu memikirkan sesuatu secara berlebih...